Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Perbedaan Paragraf Argumentasi dan Persuasi, Beserta contoh

Kecwaku.xyz - Kedua jenis paragraf ini memiliki kesamaan namun beda. Banyak orang yang terkecoh, sehingga ketika di berikan soal paragraf argumentasi dan paragraf persuai sulit untuk membedakanya. Perbedaan paragraf argumentasi dan persuai sangat gampang untuk melihatnya, tanpa harus berfikir panjang. Sebelum membahas perbedaan diantara keduanya, penulis akan membahas definisi dari kedua paragraf ini.

Perbedaan Paragraf Argumentasi dan Persuasi
Perbedaan Paragraf Argumentasi dan Persuasi

Pengertian Paragraf Argumentasi.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata argumentasi merupakan alasan yang bertujuan memperkuat atau menolak suatu pendapat, gagasan, atau pendirian. 

Dengan begitu paragraf argumentasi adalah paragraf yang menjelaskan suatu pendapat atau argumen dan disertai dengan alasanya. Paragraf argumentasi menjelasakan gagasan utama beserta pendapat, ide penulis dan ulasan yang disertai bukti-bukti, seperti , data, fakta dan lainya. Tujuan dari itu semua untuk meyakinkan pihak yang menerima percaya dan mengakui bahwa pendapat kita benar.

Ciri-ciri Paragraf Argumentasi.

  1. Berisikan pendapat suatu penulis.
  2. Disertai sebuah alasan yang logis
  3. Memiliki fakta yang akurat untuk mendukung pendapat penulis.
  4. Fonemena dalam tulisan dijelaskan dengan menganalisa dan analogy.
  5. Diakhiri kesimpulan penulis berupa pendapat penulis.

Contoh Paragraf Argumentasi.

Pantai Kuta.

Bali merupakan pulau kecil di indonesia. Meskipun tidak sebesar pulau jawa, bali mempunyai pantai yang sudah terkenal di mata dunia. Pantai kuta namanya, pantai yang sudah menjadi destinasi wisata wajib bagi para pelancong.

Pantai kuta, mengundang mata para pelancong agar ingin bersantai di hamparan pasirnya. Ombak yang tenang sangat bagus untuk berselancar. Di temani pemandangan yang alami. Sehingga pantai kuta menjadi destinasi wajib di kunjungi oleh para travaller di indonesia.

Pengertian Paragraf Persuasi.

Paragraf persuai merupakan paragraf yang berisikan bujukan atau ajakan pada pembaca dan meyakinkan pembaca agar melakukan tindakan terhadap sesuai yang disampaikan. Kalimat ini sering digunakan pada iklan, slogan pada banner iklan. Untuk mengajak para pembaca agar membeli produk mereka.

Ciri-ciri Paragraf Persuai.

  1. Biasanya Menggunakan kata bujukan seperti kata ayo, mari, sepantasnya, hendaklah, ayo.
  2. menggunakan kata penghubung yang argumentatif seperti jika, karena, sebab, dengan demikian, akibat, oleh karena itu.
  3. Menitiberatka pada emosi pembaca.

Contoh Paragraf Persuasi

Pantai Kuta

Pantai kuta merupakan pantai eksotik di bali. Dengan hamparan pasir putih dan ombak mencerminkan ciptaan tuhan yang amat indah. Banyak sekali turis lokal maupun mancanegara yang menyisihkan waktu dan uang untuk berlibur di pantai ini. Keindahan dari pantai kuta sudah menjadi daya tarik dunia. Para pelancong dari berbagai negara sudah menandai pantai ini sebagai destinasi yang wajib di datangi. Pantai kuta menyajikan surga duniawi untuk para manusia. Jika anda warga indonesia, sangatlah rugi jika tidak pernah datang di pantai kuta bali, pantai eksotik di bumi pertiwi kita.

Perbedaan Paragraf Argumentasi dan Persuasi

Dilihat dari pengertian keduanya, cukup sulit untuk membedakan. Persamaan dari keduanya sudah bisa di tebak. Namun perbedaanya juga bisa kita lihat setelah membaca definisi dari keduanya.

Perbedaan paragraf argumentasi dan persuai adalah paragraf argumentasi untuk memberikan pendapat si penulis, sedangkan persuai membujuk pembaca agar melakkan tindakan.

Perlu diingat bahwa semua jenis paragraf harus memiliki kalimat utama, agar kepenulisanya bisa lancar dan tidak terstruktur.

Perbedaan dari paragraf argumentasi dan persuai pada tindakan si pembaca. Tujuan paragraf argumentasi agar si pembaca membenarkan teks yang di tulis. Jika paragraf persuasi membujuk agar si pembaca melakukan tindakan seperti yang ditulis. 

Kata yang di tulis pada kedua paragraf ini juga beda. Jadi untuk membedakan sangatlah gampang. Namun harus teliti agar tidak terkecoh dengan kata-kata yang samar.

Joko
Joko Suka nulis dan Suka kamu