Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

16 Kelemahan Sistem Ekonomi Pasar

Uraikan kelemahan sistem ekonomi pasar? 

Banyak sekali sistem perkonomian di duna. Setiap negara memiliki perbedaan, dikarenakan perbedaan sumberdaya maupun kehendak warga dan pemerintah setempat. Yang nantinya sistem ekonomi ini akan ada kebijakan pemerintah ikut andil dalam mengatur sistem pasar.

Uraikan kelemahan sistem ekonomi pasar
Uraikan kelemahan sistem ekonomi pasar

Dibawah ini kelemahan sistem ekonomi pasar, diantarnya:

Kelemahan Sistem Ekonomi Pasar

  • Tingkat kebebasan yang terjadi dalam mekanisme pasar terlalu besar, berakibat kepada produsen yang kurang kompetitif akan tertinggal jauh tanpa andanya bimbingan dan dukungan pemerintah dan teman.
  • Pihak swasta memiliki tanggungjawab lebih kecil dari pada pihak pemerintah. 
  • Industri yang direncanakan dan terpusat pada pemerintah, juga bisa menimbulkan masalah. Contoh, industri yang bergerak dalam bidang pertahanan akan memiliki sifat oligarki atau monopolistik dan kubu pemerintah. Hal inilah yang nantinya akan meningkatkan utan negara dan memperlampat laju ekonomi dalam waktu panjang.
  • Kurang dalam maksimalkan keuntungan dikarenakan ada campur tangan dari pihak pemerintah.
  • Masalah ekonomi tidak mungkin terhindar seperti pengangguran, inflasi dan lainya. Meskipun pemerintah berperan aktif dalam perekonomian.
  • Laju pertumbuhan perekonomian akan cenderung lambat dari pada sistem ekonomi liberal.
  • Sulitnya pemerataan pendapatan yang akan dilaksanakan di lapangan
  • Persaingan merupakan kunci dari ekonomi pasar:Tidak ada toleransi dalam persaingan. Akibatnya persaingan tidak memandang siapa musuh. Entah teman, Orang tua, Anak-anak dan lainya. 
  • Mengakibatkan adanya eksploitasi terhadap orang lain.
  • Menimbulkan monopoli perdagangan yang merugikan.
  • Munculnya terjadinya kesenjangan pendapatan,
  • Rentan terhadap adanya krisis ekonomi.
  • Terdapat penindasan  yang lemah sehingga memunculkan sebuah prakter tidak sehat..
  • Tidak ada kepentingan umum, karena tujuan dari kegiatan ini ialah keuntungan sebesar-sebesarnya.
  • Rumitnya menerapkan pemerataan pendapatan.
  • Kerap terjadinya konflik perekonomian, dikarenakan alokasisumber daya oleh individu yang salah.
                Joko
                Joko Suka nulis dan Suka kamu