Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

5 Bahaya Memakai Aplikasi yang Tidak Sah, Jangan Asal Unduh


Di PC atau perangkat mobile, kamu kemungkinan memakai banyak aplikasi untuk tugas dan selingan. Tetapi, beberapa dari aplikasi ini kemungkinan tidak datang dari basis sah, seperti Google Play Store, App Store, dan Microsoft.

Aplikasi pihak ke-3 dibikin oleh pengembang yang bukan produsen perangkat atau mekanisme operasi. Bila aplikasi ini paling dipercaya, tanpa resiko keamanan atau privacy apa saja, pabrikasi kemungkinan mendaftarkannya di basis sah untuk didownload pemakai. Tetapi, bila didownload dari sumber external yang tidak dikenali, ada peluang mereka mempunyai potensi bawa permasalahan keamanan tertentu.

Ini kali, kita akan mengulas apa bahaya aplikasi pihak ke-3 yang dari sumber tidak sah. Pikirkan ini saat sebelum memasangkannya, ya.

1. Mempunyai potensi bawa malware dan virus

Kekuatiran paling besar dari memakai aplikasi pihak ke-3 ialah malware atau virus yang berada di dalamnya. Sayang, walau kamu mengambilnya dari basis sah, masih tetap ada peluang aplikasi ini bawa ke-2 permasalahan itu.

Seperti kita mengetahui, malware dan virus dapat mengakibatkan beragam permasalahan pada perangkat. Misalkan permasalahan jaringan, ketidakberhasilan perangkat keras, sampai kehilangan data.

2. Spyware

Saat kamu install aplikasi dari sumber pihak ke-3 , ada resiko aplikasi itu memata-mataimu. Permasalahan ini dikatakan sebagai spyware. Ada beberapa laporan mengenai peretas yang memata-matai aplikasi pihak ke-3 tanpa setahu pemakai.

Beberapa cara yang umum ialah penempatan keylogger atau tampilkan iklan berdasar opsi pemakai. Untuk menghindar spyware, kamu perlu teratur scan perangkat dengan antivirus, tidak asal-asalan mengunduh aplikasi, dan waspada dengan iklan pop up.

3. Bawa content yang tidak patut

Sering, aplikasi pihak ke-3 berisi materi yang tidak patut. Ini menjadi teror untuk anak-anak atau orang dewasa.

Dalam masalah ini, penting untuk memantau apa yang kamu install di perangkat. Terutama bila perangkat dipakai bersama dengan anak-anak.

4. Teror jaringan

Saat karyawan kantoran memakai aplikasi mobile pihak ke-3 , mereka rawan pada teror pada tingkat jaringan. Walau mayoritas jaringan perusahaan aman, jaringan yang tersambung dengan pegawai di luar kantor kemungkinan kurang cukup aman.

Pemakai aplikasi rawan pada gempuran bila tersambung ke jaringan Wi-Fi yang tidak aman. Ini seterusnya bisa memunculkan beragam permasalahan, dimulai dari kebocoran data, phising, spyware, dan malware.

5. Akses ke beberapa data peka

Aplikasi pihak ke-3 yang beresiko atau beresiko kerap memperoleh akses gampang ke lingkungan cloud lewat ijin yang diberi pemakai. Ya, beberapa orang kerap tanpa sadar memberi ijin penuh pada aplikasi sepanjang penginstalan.

Bila pemakai secara sembarangan memberi ijin saat install aplikasi pihak ke-3 , banyak data penting atau peka beresiko dimasuki oleh pihak ke-3 . Hal sama berlaku untuk perpanjangan browser pihak ke-3 yang bisa minta ijin untuk terhubung data cloud.

Untuk menahan segala hal ini terjadi kepadamu, pastikanlah kamu cuma memasangkan aplikasi pihak ke-3 di basis sah. Disamping itu, pastikanlah kamu membaca baik deskripsi dan tidak asal-asalan meluluskan aplikasi terhubung pirantimu.